
Mengajak orang tua atau kakek-nenek bepergian naik pesawat bisa jadi pengalaman yang menyenangkan. Bisa jalan-jalan bersama, mengunjungi keluarga, atau sekadar menikmati suasana baru. Tapi, kebutuhan lansia memang sedikit berbeda dibandingkan penumpang lainnya.
Jarak berjalan yang panjang di bandara, waktu menunggu, membawa obat, sampai proses naik ke pesawat bisa terasa melelahkan. Karena itu, perjalanan bersama lansia sebaiknya dipersiapkan sedikit lebih awal.
Bukan berarti harus membuat perjalanan jadi ribet. Justru dengan persiapan yang tepat, kamu bisa membuat perjalanan terasa lebih santai untuk lansia maupun pendampingnya.
Berikut panduan lengkap mulai dari persiapan kesehatan traveling lansia, pemilihan kursi, sampai cara meminta bantuan di bandara.
Apa yang Perlu Disiapkan Sebelum Bepergian dengan Lansia?
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah melihat kebutuhan lansia yang akan bepergian. Setiap orang tentu berbeda. Ada lansia yang masih nyaman berjalan jauh, sementara yang lain mungkin membutuhkan tongkat, kursi roda, atau pendampingan lebih banyak. Sebelum membeli tiket, perhatikan kondisi dan kebutuhan selama perjalanan. Beberapa hal yang sebaiknya dipersiapkan antara lain:
Identitas dan dokumen perjalanan
Obat-obatan rutin yang dibutuhkan
Resep atau catatan medis jika diperlukan
Kontak dokter atau keluarga yang dapat dihubungi
Alat bantu jalan jika digunakan sehari-hari
Pakaian yang nyaman
Air minum dan makanan ringan sesuai kebutuhan
Informasi penerbangan dan penginapan
Rencana transportasi dari dan menuju bandara
Kalau lansia memiliki kondisi medis tertentu, jangan hanya mengandalkan pengalaman perjalanan sebelumnya. Diskusikan dengan dokter apakah kondisi tersebut memungkinkan untuk melakukan perjalanan udara dan apakah ada persiapan khusus yang perlu dilakukan.
Perlu diingat, lansia tidak otomatis membutuhkan surat sehat hanya karena usianya. Persyaratan medis bergantung pada kondisi kesehatan dan kebijakan maskapai. Misalnya, beberapa maskapai dapat meminta medical clearance untuk kondisi medis tertentu. Garuda Indonesia juga menyebut bahwa lansia yang membutuhkan kursi roda karena usia atau tidak dapat berjalan tidak otomatis memerlukan MEDIF, sementara kondisi medis tertentu dapat memerlukan persetujuan medis. Karena ketentuannya bisa berbeda antar-maskapai, selalu cek persyaratan penerbangan yang digunakan sebelum hari keberangkatan.
Pilih Jadwal Penerbangan yang Tidak Membuat Lansia Terlalu Lelah
Harga tiket memang penting, tetapi saat bepergian bersama lansia, kenyamanan sebaiknya ikut menjadi pertimbangan. Kalau memungkinkan, pilih penerbangan dengan jam keberangkatan yang tidak terlalu pagi atau terlalu malam. Berangkat pada jam yang nyaman dapat membuat waktu persiapan di rumah lebih santai dan mengurangi risiko kurang tidur. Perhatikan juga durasi perjalanan. Kalau tersedia penerbangan langsung dengan jadwal yang sesuai, pilihan tersebut dapat mengurangi aktivitas berpindah pesawat dan berjalan dari satu gate ke gate lainnya.
Untuk perjalanan dengan transit, jangan memilih waktu transit yang terlalu singkat. Berikan waktu yang cukup untuk turun dari pesawat, menuju gate berikutnya, menggunakan toilet, dan beristirahat. Kamu bisa mencari jadwal penerbangan sesuai kebutuhan melalui BookCabin. Pilih tanggal dan waktu yang paling nyaman, lalu periksa kembali detail penerbangan sebelum melakukan pembayaran. BookCabin menyediakan pencarian tiket sekali jalan maupun pulang-pergi serta pilihan berbagai jadwal penerbangan.
Pilih Kursi Pesawat yang Memudahkan Lansia
Posisi duduk bisa membuat perbedaan besar selama penerbangan, terutama kalau lansia membutuhkan akses lebih mudah ke toilet atau perlu berdiri dan melakukan peregangan. Kursi lorong atau aisle seat sering menjadi pilihan yang praktis karena lansia tidak perlu melewati penumpang lain ketika ingin berdiri. Namun, jangan otomatis memilih kursi emergency exit. Kursi pada baris pintu darurat memiliki persyaratan keselamatan tertentu dan tidak semua penumpang dapat duduk di sana. BookCabin memiliki fitur Seat Selection yang memungkinkan penumpang memilih kursi sesuai ketersediaan dan ketentuan penerbangan. Untuk tiket maskapai Lion Group yang dibeli melalui BookCabin, pilihan kursi tertentu dapat dipilih secara gratis saat online check-in sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Jadi, kalau bepergian bersama orang tua, kamu bisa memanfaatkan fitur ini untuk mengatur posisi duduk yang lebih sesuai dengan kebutuhan mereka.
Bagaimana Cara Minta Layanan Kursi Roda di Bandara?
Kalau lansia kesulitan berjalan jauh, jangan menunggu sampai tiba di bandara untuk mencari tahu apakah tersedia bantuan. Hubungi maskapai terlebih dahulu dan sampaikan bahwa penumpang membutuhkan bantuan mobilitas. Informasikan kebutuhan tersebut saat melakukan pemesanan atau sesegera mungkin sebelum keberangkatan agar petugas dapat menyiapkan layanan yang diperlukan. Layanan yang tersedia bisa berbeda-beda tergantung maskapai dan bandara. Bantuan dapat mencakup pendampingan menggunakan kursi roda dari area check-in menuju gate, sampai bantuan menuju kabin pesawat. Jadi, cara minta layanan kursi roda di bandara yang paling aman adalah menghubungi maskapai yang digunakan dan mengonfirmasi prosedurnya sebelum hari keberangkatan. Sebagai contoh, Garuda Indonesia menyediakan layanan kursi roda atau alat bantu mobilitas berdasarkan permintaan, termasuk bantuan dari area terminal menuju boarding gate. Maskapai tersebut meminta pemberitahuan sebelumnya untuk kebutuhan tertentu. Untuk penerbangan Lion Group, ketentuan bantuan penumpang dengan kebutuhan khusus juga perlu dikonfirmasi kepada maskapai sebelum keberangkatan. Jangan mengasumsikan bahwa prosedur setiap maskapai sama.
Apakah Kursi Roda Pesawat Gratis?
Istilah kursi roda pesawat gratis sering membuat penumpang bertanya-tanya apakah semua layanan kursi roda otomatis tidak dikenakan biaya. Jawabannya tidak bisa disamaratakan untuk semua maskapai dan semua jenis layanan. Ada maskapai yang menyediakan bantuan kursi roda atau menerima alat bantu mobilitas tanpa biaya tertentu sesuai ketentuannya. Misalnya, Lion Air menyatakan bahwa kursi roda atau alat bantu disabilitas milik penumpang dapat diterima sebagai priority checked baggage tanpa biaya tambahan, selama memenuhi ketentuan keselamatan. Namun, layanan khusus tertentu dapat memiliki aturan berbeda. Karena itu, sebelum berangkat, tanyakan secara spesifik apakah yang dibutuhkan adalah kursi roda di terminal, bantuan menuju kabin, atau layanan khusus lainnya. Ini penting karena “kursi roda” dan “layanan medis” bukan hal yang sama.
Bedakan Kursi Roda dengan Layanan Medis Khusus
Tidak semua lansia yang menggunakan kursi roda membutuhkan layanan medis. Kalau orang tua masih dalam kondisi sehat tetapi kesulitan berjalan jauh, kebutuhan utamanya mungkin hanya bantuan mobilitas di bandara. Sebaliknya, jika lansia memiliki kondisi medis yang membutuhkan perhatian khusus selama penerbangan, persiapannya bisa berbeda. Misalnya, untuk penumpang yang membutuhkan perjalanan dalam posisi berbaring, dapat berlaku prosedur khusus seperti layanan stretcher. Lion Group saat ini menyediakan layanan Stretcher untuk kondisi medis tertentu yang membutuhkan perjalanan dalam posisi berbaring dan layanan tersebut memerlukan persetujuan medis. Jadi, jangan menyamakan kebutuhan kursi roda dengan kebutuhan stretcher. Kalau kondisinya lebih kompleks, sebaiknya hubungi maskapai jauh sebelum keberangkatan.
Simpan Obat Lansia di Tas Kabin
Untuk persiapan kesehatan traveling lansia, obat-obatan rutin menjadi salah satu hal yang tidak boleh terlupakan. Sebaiknya obat yang memang dibutuhkan selama perjalanan disimpan di tas kabin, bukan dimasukkan seluruhnya ke dalam bagasi tercatat. Simpan obat dalam kemasan aslinya dan, jika diperlukan, bawa resep atau dokumen pendukung dari dokter. Buat daftar sederhana berisi nama obat dan waktu penggunaannya supaya pendamping tidak kesulitan mengingat jadwal. Jangan memindahkan seluruh obat ke wadah tanpa label jika hal tersebut justru membuat identifikasi obat menjadi sulit. Untuk obat atau peralatan medis tertentu, periksa juga aturan maskapai sebelum berangkat. Beberapa peralatan medis memerlukan pemberitahuan atau persetujuan terlebih dahulu.
Siapkan Tas Kecil Khusus untuk Lansia
Daripada semua barang dicampur dalam satu koper, siapkan satu tas kecil yang mudah dijangkau. Isi dengan barang yang mungkin diperlukan selama perjalanan, seperti obat, tisu, air minum, camilan, dokumen, masker, hand sanitizer, dan barang pribadi lainnya. Tas ini sebaiknya tetap bersama pendamping atau lansia dan tidak dimasukkan ke bagasi tercatat. Dengan begitu, ketika membutuhkan sesuatu selama menunggu di bandara atau di dalam pesawat, kamu tidak perlu membongkar koper.
Beri Waktu Lebih Banyak di Bandara
Ini mungkin salah satu tips bepergian dengan orang tua lansia yang paling sederhana, tetapi sangat membantu. Jangan membuat jadwal terlalu mepet. Lansia mungkin membutuhkan lebih banyak waktu untuk berjalan, menggunakan toilet, duduk beristirahat, atau melewati pemeriksaan keamanan. Kalau waktunya terlalu sempit, pendamping akhirnya ikut terburu-buru dan perjalanan menjadi lebih melelahkan. Datang lebih awal juga memberikan waktu untuk mengurus kebutuhan khusus jika ternyata ada perubahan atau antrean yang lebih panjang dari perkiraan.
Jangan Langsung Membuat Itinerary Padat
Setelah perjalanan udara, tubuh bisa membutuhkan waktu untuk beristirahat. Karena itu, hindari membuat jadwal yang langsung penuh sejak tiba di destinasi. Kalau memungkinkan, buat aktivitas pertama yang ringan. Misalnya, setelah check-in hotel, makan terlebih dahulu lalu beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan. Kalau orang tua ingin tetap jalan-jalan, pilih destinasi yang tidak membutuhkan terlalu banyak berjalan kaki dan memiliki tempat duduk atau area istirahat. Traveling bersama lansia bukan soal seberapa banyak tempat yang berhasil dikunjungi. Yang lebih penting adalah semua orang bisa menikmati waktunya bersama.
Perhatikan Makanan dan Minuman Selama Perjalanan
Bawalah makanan ringan yang sesuai dengan kebiasaan dan kebutuhan lansia, terutama kalau waktu perjalanan cukup panjang. Untuk kebutuhan diet khusus atau kondisi medis tertentu, jangan asal memilih makanan hanya karena praktis. Ikuti anjuran dokter atau pola makan yang memang sudah biasa dijalani. Air minum juga sebaiknya tersedia selama perjalanan. Namun, kebutuhan cairan setiap orang berbeda, terutama jika memiliki kondisi medis tertentu. Jika ada pembatasan cairan dari dokter, tentu aturan tersebut yang harus diikuti.
Gunakan Fitur BookCabin untuk Membuat Perjalanan Lebih Praktis
Mempersiapkan perjalanan bersama lansia memang membutuhkan sedikit lebih banyak perhatian. Karena itu, bagian yang bisa dibuat praktis sebaiknya jangan dibuat rumit. BookCabin menyediakan berbagai fitur untuk membantu persiapan perjalanan, mulai dari pencarian dan pemesanan tiket pesawat, online check-in, hingga Seat Selection. Setelah tiket dipesan, detail perjalanan juga bisa dikelola melalui BookCabin. Fitur Manage Booking tersedia untuk membantu mengelola tiket yang sudah dimiliki. Untuk keluarga yang ingin sekalian menyiapkan akomodasi, BookCabin juga menyediakan pilihan Flight + Hotel. Sementara itu, BFF atau Best Flight Finds dapat membantu menemukan pilihan penerbangan yang sesuai dengan kebutuhan perjalanan.
BookCabin juga memiliki BookCabin Ambassador yang siap membantu secara langsung di bandara. Kalau kebutuhan lansia sudah diketahui sejak awal, manfaatkan fitur-fitur tersebut untuk membuat persiapan perjalanan lebih rapi, bukan menunggu sampai tiba di bandara baru mulai mencari solusi.
Traveling Bersama Lansia Bisa Tetap Nyaman
Mengajak orang tua atau lansia bepergian tidak harus terasa merepotkan. Yang dibutuhkan adalah sedikit lebih banyak persiapan dan waktu. Mulai dari memilih jadwal penerbangan yang nyaman, memastikan obat dan dokumen sudah siap, mengonfirmasi kebutuhan kursi roda, sampai memilih kursi pesawat yang memudahkan mobilitas. Kalau ada kondisi medis tertentu, jangan ragu berkonsultasi dengan dokter dan menghubungi maskapai sebelum keberangkatan. Persyaratan kesehatan dan layanan khusus dapat berbeda antar-maskapai, jadi jangan hanya mengandalkan informasi dari perjalanan sebelumnya.
Untuk memulai perjalanan, kamu bisa mencari tiket pesawat melalui BookCabin dan memilih jadwal yang paling sesuai dengan kebutuhan keluarga. Setelah booking, manfaatkan online check-in dan Seat Selection jika tersedia untuk penerbanganmu.
Karena pada akhirnya, traveling bersama orang tua bukan tentang seberapa jauh kita pergi. Yang paling penting adalah perjalanan terasa nyaman, kebutuhan mereka terjaga, dan waktu bersama bisa dinikmati tanpa terburu-buru.



